BANDUNG — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu serta Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Fraksi Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Acara ini dilangsungkan di Hotel Pullman, Bandung, pada 10–12 Oktober 2026.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menjelaskan bahwa pelaksanaan rakornis dan bimtek kali ini sengaja disebar ke berbagai daerah, tidak dipusatkan di Jakarta. Langkah ini diambil agar para anggota fraksi dapat turun langsung mendekatkan diri dengan berbagai persoalan nyata yang ada di tengah masyarakat daerah.
”Kita tidak pusatkan di Jakarta, tapi kita sebar ke berbagai daerah untuk lebih mendekatkan anggota fraksi dengan persoalan-persoalan yang ada di daerah,” ujar Sarmuji.
Menurutnya, para anggota fraksi harus terpaut hatinya untuk mendalami persoalan daerah yang terus berkembang, sekaligus merumuskan strategi komunikasi yang efektif agar aspirasi rakyat terus diperjuangkan dan dicintai oleh masyarakat.
Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk mendiseminasikan berbagai program pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bagian dari partai koalisi, Partai Golkar menginstruksikan seluruh kadernya di daerah untuk mengawal dan mendukung program-program pemerintah pusat hingga ke akar rumput.
”Kita sebagai anggota koalisi ingin dukungan terhadap pemerintah Prabowo-Gibran bukan hanya terpusat di Jakarta, tetapi sampai ke daerah-daerah kita instruksikan untuk mendukung program-program pemerintahan, supaya visi dan misi presiden bisa tercapai dengan baik dan melaksanakan program sampai 2029 yang akan datang,” kata Sarmuji.
Terkait target politik ke depan, Partai Golkar secara tegas menargetkan penambahan perolehan kursi di DPR RI pada pemilu berikutnya. Peta kekuatan dan kerawanan di tiap daerah pemilihan (dapil) telah dipetakan berdasarkan hasil pemilu sebelumnya, serta ditunjang dengan data statis dan dinamis seperti hasil pilkada maupun survei terkini.
Dengan penguatan analisis tersebut, Partai Golkar optimistis dapat mendulang penambahan kursi, baik di tingkat pusat maupun di dapil-dapil potensial lainnya.




















